Sex Education untuk Anak, Apa yang Harus Diketahui dan Kapan Waktu yang Tepat

Sex Education untuk Anak, Apa yang Harus Diketahui dan Kapan Waktu yang Tepat

Sex education atau pendidikan seks itu kok kayanya tabu banget ya untuk diperbincangkan? Apalagi untuk anak-anak. Pendidikan seks itu sama saja seperti mengajarkan anak untuk melakukan hubungan seks bebas. Eitsss, itu tidak benar! Pendidikan seks itu tidak sesempit itu loh. Nah dalam artikel ini kita akan membahas seperti apa pendidikan seks untuk anak.


Waktu kita kecil dulu, banyak organ-organ tubuh yang intim diberi nama khusus. Mungkin tujuan awalnya agar terdengar lebih halus dan sopan. Contohnya, penyebutan penis diganti dengan ‘burung’. Ibu-Ibu disini juga mengalami hal yang sama gak sih? Atau bahkan mengajarkan ini kepada anak-anaknya juga? Sebenarnya, memberi nama panggilan untuk organ intim itu kurang tepat, loh.


Kenapa? Karena memberi nama lain untuk penyebutan organ vital membuat kesan bahwa bagian tubuh tersebut itu tabu untuk diperbincangkan. Takutnya, apabila ada kejadian yang tidak enak terjadi pada sang anak, anak malah malu membicarakannya kepada kita sebagai orang tua. Jangan sampai deh!


Terus, bagaimana cara mengajarkannya pendidikan seks pada anak?


Banyak cara menyenangkan untuk mengajarkan kepada anak dan akan lebih diterima oleh anak. Bisa dengan lagu yang diperagakan, dengan gambar, atau ketika sedang memandikan anak bisa juga sambil menyebutkan penamaan organ-organ tubuh dengan menunjuknya langsung. Anak dapat diajarkan sejak dini bagian mana yang boleh dipegang oleh orang lain dan mana yang tidak boleh.


Perlu dicatat, ketika anak berumur 5 tahun, usahakan anak sudah mandiri saat mandi atau membasuh setelah buang air. Kalau belum sepenuhnya bisa sendiri, peran orang tua hanya sebatas membantu mengarahkan saja ya. Itupun, kalau anak perempuan dibantu oleh Ibu dan anak laki-laki dibantu oleh ayah, sesuai jenis kelaminnya yaa. Hal ini untuk mengajarkan anak rasa malu sejak dini bahwa ada bagian tubuh yang tidak seharusnya dilihat dan disentuh oleh orang lain, sekalipun itu orang tua.


Nah, sekarang sudah lebih mengerti kan bahwa edukasi seks anak tidak membahas mengenai aktivitas seksual akan tetapi justru fokusnya untuk mengajarkan anak  bagian tubuh mana yang boleh dipegang atau diperlihatkan kepada orang lain dan mengajarkan anak untuk terbuka apabila ada hal buruk yang terjadi. Jadi, jangan ragu dan enggan mengajarkan pendidikan seks kepada anak ya! Cari cara paling nyaman dengan anak supaya proses belajar tetap menyenangkan. 



------------

Catatan singkat dari Talk show #DuniaIbu eps 2: Sex Education untuk Anak, Apa yang Harus Diketahui dan Kapan Waktu yang Tepat dengan Nikita Yudharani, M.Psi (Psikolog Klinis Anak). 


Talk show #DuniaIbu eps 2: Sex Education untuk Anak, Apa yang Harus Diketahui dan Kapan Waktu yang Tepat masih dapat ditonton ulang melalui IGTV @pluie.indonesia.


Klink linknya disini: https://www.instagram.com/tv/CKoSOFXB3eY/?utm_source=ig_web_copy_link

Tinggalkan komentar

Komentar harus disetujui sebelum tayang