Kenali tentang Kesehatan Mental Ibu Hamil

Kenali tentang Kesehatan Mental Ibu Hamil

Perubahan yang terlihat pada Ibu hamil mungkin hanya secara fisik, tapi perlu diketahui kalau secara psikis, emosi Ibu hamil juga bisa terombang-ambing. Penyebab utama dari munculnya emosi-emosi tersebut adalah adanya perubahan hormon dari Ibu hamil. Apabila emosi Ibu hamil tidak dijaga maka akan mengancam kesehatan mental bagi sang Ibu.


Memiliki gangguan kesehatan mental ketika sedang hamil adalah hal yang sangat mungkin terjadi. Gangguan kesehatan mental yang paling umum terjadi adalah depresi dan kegelisahan. Depresi adalah perasaan sedih atau down yang berkepanjangan. Kegelisahan adalah perasaan khawatir dan takut yang berlebihan. Ketakutan tidak akan bisa membesarkan anak, ketakutan tidak akan menjadi Ibu yang baik, dan yang lainnya.


Apa faktor terjadinya gangguan kesehatan mental pada Ibu hamil?

  • Riwayat dirinya dan keluarga yang memiliki gangguan kesehatan mental. Ibu hamil yang dulunya pernah memiliki gangguan kesehatan mental lebih riskan mengalami depresi atau kegelisahan berlebih ketika hamil. Tidak hanya itu, apabila keluarganya juga memiliki riwayat yang sama, resiko memiliki gangguan kesehatan mental pada sang Ibu juga lebih besar.
  • Masa sulit ketika hamil dan melahirkan. Hal ini terjadi apabila Ibu pernah hamil atau melahirkan sebelumnya. Pengalaman yang tidak menyenangkan dapat membawa kenangan buruk dan trauma yang membuat Ibu menjadi ketakutan.
  • Adanya masalah rumah tangga baik secara finansial maupun hubungan dengan pasangan. Masalah-masalah tersebut bisa menjadi beban untuk Ibu yang bisa berujung pada depresi.
  • Kurangnya support dari keluarga. Ibu sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya. Banyak perubahan yang dialami oleh Ibu hamil secara fisik dan emosional. Dukungan dari keluarga bisa menjadi salah satu sumber penyemangat dan kebahagiaan untuk Ibu.
  • Kehamilan yang tidak direncanakan. Hal tersebut membuat Ibu kaget dan merasa belum ada persiapan sehingga tumbuh rasa takut dan khawatir atas kemampuannya membesarkan sang anak.

Bagaimana caranya membuat Ibu merasa lebih baik?

Banyak hal yang bisa dicoba untuk membuat Ibu merasa lebih baik ketika sedang merasa down. Berbincang dan sharing-sharing sesama Ibu bisa banget untuk dilakukan. Ketika Ibu merasa khawatir, takut, bingung apa yang harus dilakukan, sharing dengan Ibu-Ibu bisa membuat Ibu merasa tidak sendirian dan akan lebih baik lagi ketika kita mendapat saran atau jawaban atas kebingungan yang dirasakan. Tapi jangan sampai salah bertindak ya, apabila kita sedang sharing atau menanggapi Ibu lain, jangan sampai ada yang saling menghakimi.


Cara lainnya adalah luangkan waktu untuk diri sendiri. Lakukanlah kegiatan-kegiatan menyenangkan yang bisa membuat bahagia. Dikelilingi oleh orang-orang terdekat bisa menjadi obat untuk hati. Ketika kita sedang bingung dan butuh bantuan, jangan sungkan untuk meminta bantuan kepada orang-orang terdekat. Kita sebagai Ibu harus realistis dan menyadari kalau memang tidak ada Ibu yang sempurna. Kita semua masih dalam proses belajar sehingga butuh bantuan adalah hal yang wajar sekali.


Bagaimana cara mencegah Ibu mengalami gangguan kesehatan mental?

Belum ada riset yang bisa membuktikan sebuah pencegahan 100% untuk Ibu tidak mengalami depresi atau kegelisahan. Tapi kita bisa mencoba mengenali dari faktor-faktor penyebabnya dan kita bisa mencegahnya agar tidak memicu faktor-faktor tersebut. 


Ketika Ibu sudah mengetahui bahwa Ibu sedang hamil, cobalah untuk pelajari bagaimana proses kehamilan, melahirkan, dan membesarkan anak. Tujuannya adalah agar Ibu bisa lebih terbayang apa yang akan terjadi kedepannya sehingga Ibu lebih siap menghadapinya. Jangan lupa untuk set ekspektasi kepada diri sendiri dan keluarga, sejauh mana Ibu bisa menghadapi ini semua. Hal ini penting dilakukan agar kedepannya bisa meminimalisir tuntutan dari orang-orang terdekat bahwa Ibu bisa melakukan segalanya yang bisa membuat Ibu merasa tertekan.



Apabila Ibu-Ibu mengalami depresi dan rasa gelisah yang berkepanjangan, sangat disarankan agar Ibu mencari bantuan dari professional, demi kesehatan Ibu dan anak dalam kandungan. Semakin cepat ditangani, semakin cepat Ibu merasa sehat secara mental. 


Reference

Dadi, A. F., & Gesesew, H. (2021, January 14). Mental health for pregnant women and new mothers: why extra care is needed. The Conversation. 

U.S. Department of Health and Human Services. (n.d.). Mom's Mental Health Matters: Moms-to-be and Moms - NCMHEP. Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development.

Gavin, M. L. (Ed.). (2017, February). Taking Care of Your Mental Health During Pregnancy (for Parents) - Nemours KidsHealth. KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/pregnant-mental-health.html. 

Young, J. (2016, May 20). Mental Health and Pregnancy. Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/when-your-adult-child-breaks-your-heart/201605/mental-health-and-pregnancy. 

Tinggalkan komentar

Komentar harus disetujui sebelum tayang