Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang stretch mark pada Ibu Hamil

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang stretch mark pada Ibu Hamil

Munculnya stretch mark di tubuh adalah hal yang wajar bagi wanita hamil. Hampir 90% wanita hamil mengalaminya. Walaupun begitu, banyaknya stretch mark yang muncul di kulit sangat bergantung dengan genetik. Apabila ada sejarah keturunan yang memiliki stretch mark maka kemungkinan besar Moms juga akan mengalaminya.


Stretch mark pada kehamilan biasa muncul mulai dari usia kehamilan 13 - 21 minggu. Umumnya akan muncul di bagian perut, bokong, paha, pinggul, dan payudara. Pada masa awal stretch mark biasanya berwarna pink atau kemerahan, coklat, kuning, bahkan ungu, tergantung dari warna kulit kita sendiri. Lama kelamaan warna akan berubah permanen menjadi putih atau abu dimana bekasnya menjadi lebih pucat dari sebelumnya.


Sebenarnya, bagaimana stretch mark bisa terjadi?

Stretch mark terjadi ketika tubuh tumbuh lebih cepat daripada kemampuan elastisitas kulit. Hal ini menyebabkan lapisan jaringan di bawah kulit tertarik melebihi batas yang seharusnya sehingga menimbulkan bekas robekan kecil yang biasa kita sebut dengan stretch mark. Sebenarnya, kulit memiliki kemampuan elastisitas dimana kulit bisa meregang dengan perlahan, namun pertumbuhan yang cepat seperti pada ibu hamil membuat kulit meregang melebihi batasnya hingga permukaannya pecah. Perubahan kulit ini biasa didampingi rasa gatal atau iritasi.


Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?

  • Jaga kulit tetap lembab dengan menggunakan krim, lotion, atau minyak. Tidak ada produk ajaib yang bisa menghilangkan stretch mark, tapi melembabkan kulit bisa membantu meringankan dari rasa gatal atau iritasi selama masa tumbuhnya stretch mark.
  • Menutrisi kulit dari dalam juga penting. Jaga makanan yang dikonsumsi dengan memakan makanan yang bernutrisi. Mengkonsumsi vitamin C bagus untuk kulit karena membantu perkembangan kolagen yang berfungsi meningkatkan elastisitas kulit.
  • Kontrol kenaikan berat badan selama kehamilan. Akan lebih baik apabila berat badan naik dengan kecepatan yang stabil, tidak meningkat tinggi dengan waktu yang singkat. Hal ini bukan berarti kita harus menjalankan diet yang berbahaya. Pastikan makanan yang dikonsumsi bergizi dan bernutrisi juga sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh Ibu sendiri dan janinnya.
  • Banyaklah minum air putih. Dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi akan mencegah kulit menjadi kering, dimana hal tersebut umum terjadi pada Ibu hamil. Kulit kering menjadi salah satu penyebab terjadinya stretch mark. Kulit yang terhidrasi cenderung menjaga kulit tetap lembut.

Apakah stretch mark bisa hilang sepenuhnya?

Sampai saat ini belum ada pengobatan yang bisa menghilangkan stretch mark seratus persen. Tetapi, stretch mark bisa memudar seiringnya waktu berjalan. Penanganan yang cepat menjadi kunci agar stretch mark dapat lebih memudar. Ketika stretch mark baru muncul di tahap awal, dimana warnanya masih kemerahan, penanganan yang cepat bisa membuat bekasnya tidak terlalu signifikan. Namun apabila stretch mark sudah berubah warna menjadi lebih pucat, biasanya akan lebih sulit untuk memudarkannya.


Moms, jangan khawatir! stretch mark sama sekali tidak membahayakan bagi tubuh. Jangan membuat stretch mark menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan sampai membuat Moms tidak percaya diri. Terima stretch mark sebagai bagian dari proses perjalanan transformasi Moms untuk bertemu dengan sang buah hati. 


Reference

Marcin, A. (2018, July). 7 Tips to Help Prevent stretch mark  s

O’Connor, A. (2019, May 4). stretch mark  s during and after pregnancy

Robin Elise Weiss, P. D. (2020, October 5). How to Prevent stretch mark  s When You're Pregnant. Verywell Family. 

MediLexicon International. (n.d.). stretch mark  s: Causes and treatments. Medical News.

<a href='https://www.freepik.com/photos/woman'>Woman photo created by freepik - www.freepik.com</a>

Tinggalkan komentar

Komentar harus disetujui sebelum tayang