#DuniaIbu bersama dr.Dinda Dermaisya, SpOG : Dok, Apa saja sih Perubahan pada Ibu Hamil?

#DuniaIbu bersama dr.Dinda Dermaisya, SpOG : Dok, Apa saja sih Perubahan pada Ibu Hamil?

Tim Pluie berkesempatan untuk mengobrol langsung dengan dr. Dinda Dermaisya, SpOG atau yang biasa disebut dokter kebidanan dan kandungan. Dokter Dinda berpraktek di rumah sakit swasta di Jakarta. Beliau juga Ibu dari dua orang anak sehingga Dokter Dinda sendiri mengalami perubahan-perubahan yang terjadi pada saat kehamilan. 

Jadi, apa saja sih perubahan pada Ibu hamil?

  • Tingginya Hormon Beta HCG
  • Perubahan yang paling utama dan paling sering dibahas oleh siapapun dimanapun yaitu perubahan hormon pada Ibu hamil. Ibu yang dinyatakan positif hamil sudah pasti hormon beta HCG nya tinggi, bahkan hormon itulah yang dicek ketika tes urin untuk kehamilan. Tingginya beta HCG ini yang menyebabkan keluhan pusing, mual, dan muntah-muntah.


  • Meningkatnya Hormon Estrogen dan Progesteron
  • Hormon-hormon ini dapat merubah fisik Ibu hamil seperti perut yang bertambah besar seiring tumbuhnya si kecil, payudara bertambah besar, juga kesehatan kulit dan rambut. Rambut ketika hamil mungkin akan terlihat lebih bagus dan sehat tapi tidak lagi ketika nanti bayi sudah lahir.


  • Kenaikan Berat Badan
  • Perubahan ini sepertinya sudah pasti dan sudah diketahui oleh semua Ibu hamil. Namun, perlu diketahui bahwa kenaikan berat badan setiap Ibu tidak bisa disamaratakan. Memang ada standar kenaikan berat badan yang perlu dicapai, namun standar tersebut tetap perlu disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing Ibu.

    Jika kenaikan berat badan tinggi, apakah berarti bayinya besar? Belum tentu! Karena di balik lapisan kulit masih ada lapisan lemak dan otot. Kenaikan berat badan tinggi dan ukuran perut yang lebih besar bisa jadi karena lapisan lemak yang tebal. Ukuran perut Ibu hamil yang besar bisa juga disebabkan perut yang kembung.

  • Kulit Berubah Menjadi Gelap atau Hiperpigmentasi
  • Kulit berubah menjadi lebih gelap biasanya terjadi di bagian belakang leher, garis antara pusar sampai ke bawah pubis atau biasa disebut linea nigra, dan aerola payudara. 


  • Kulit Meregang dan Pecah sehingga Menimbulkan Stretch Mark
  • Seiring dengan bayi yang terus berkembang, berat badan yang naik, maka lapisan kulit juga membesar. Apabila kondisi kulit kering dan tingkat keelastisannya rendah, maka kulit akan mudah pecah dan menimbulkan guratan-guratan yang biasa disebut stretch mark. Stretch mark biasanya muncul di umur kehamilan trimester dua akhir atau di trimester tiga. 

    Baca selengkapnya mengenai stretch mark.


    Munculnya stretch mark juga dipengaruhi oleh hormon estrogen yang tinggi. Kulit menjadi lebih kering, lebih mudah pecah, sehingga timbul stretch mark juga bisa dikarenakan oleh tingginya hormon estrogen tersebut. Kalau kita memperhatikan, stretch mark ada yang berwarna merah, putih, bahkan hitam? Warna-warna tersebut menandakan waktu kapan munculnya stretch mark dan tingkat keparahannya. Stretch mark yang berwarna merah menandakan stretch mark baru, biasanya didampingi dengan rasa gatal. Stretch mark yang masih baru ini kemungkinan bisa diatasinya masih besar walaupun tidak akan hilang 100%. Stretch mark berwarna putih menandakan stretch mark sudah berlangsung lama dan sudah terbentuk jaringan baru sehingga lebih sulit diatasi. Stretch mark yang berwarna hitam adalah stretch mark dengan tingkat keparahan yang paling tinggi sehingga paling sulit untuk diatasi. Cara terbaik untuk mengatasi stretch mark ini adalah melakukan pencegahan dengan menggunakan produk yang bisa melembabkan kulit sejak awal kehamilan.


  • Kulit Terasa Gatal di Bagian Perut
  • Ibu hamil biasanya timbul stretch mark dan hal tersebut ditandai dengan rasa gatal karena peregangan kulit ketika kondisi kulit sedang kering. Kulit yang pecah biasanya menimbulkan efek gatal. Pada Ibu hamil, biasanya ini terjadi di area bagian perut. Selain itu, perlu diingat bahwa Ibu hamil lebih rentan terhadap reaksi alergi. Apabila ada bentol seperti titik-titik alergi, kondisi ini perlu dikonsultasikan kepada dokter kulit karena hal ini bisa disebabkan karena penyakit kulit, alergi, atau infeksi.

    Redakan gatal dan lembutkan kulit dengan Pluie Belly Butter.


    Apa yang perlu dipersiapkan dan dilakukan Ibu hamil?

  • Persiapan Mental
  • Ibu harus mempersiapkan mentalnya bahwa akan banyak perubahan-perubahan yang terjadi di hidupnya ketika si kecil hadir di dunia Ibu dan keluarga. Tidak hanya persiapan mental ketika hamil, namun juga persiapan mental proses persalinan nanti dan ketika anak sudah terlahir.


  • Siapkan Bekal Ilmu Sebanyak-Banyaknya
  • Perbanyak baca dan belajar seputar motherhood. Saat ini, ilmu mengenai motherhood sangat banyak dan mudah diakses seperti di media sosial, berbagai website, dan platform lainnya. Ilmu ini akan sangat berguna bagi Ibu karena Ibu menjadi lebih tahu dan lebih sadar akan apa yang akan dihadapinya sehingga Ibu bisa mempersiapkan segala sesuatunya. 


  • Segera Konsultasi ke Dokter Setelah Positif Hamil
  • Di usia awal kehamilan, penting untuk mengetahui apakah kantong kehamilan berada di dalam atau di luar kandungan. Apabila kehamilan berada di luar kandungan dan terus dibiarkan, akan ada potensi pendarahan dalam perut atau yang biasa disebut intra-abdomen bleeding. Konsultasikan mengenai kesehatan dan kondisi Ibu agar kehamilan terus lancar kedepannya. 


  •  Konsumsi Vitamin Kehamilan
  • Vitamin kehamilan bisa didapat dari dokter atau vitamin yang diperjual belikan secara bebas di apotek. Vitamin ini sangat penting untuk memenuhi nutrisi Ibu dan janin. Vitamin perlu dikonsumsi sedini mungkin karena 1000 hari awal dari kehidupan bayi sangat menentukan kualitas bayinya dalam pembentukan otak dan sistem saraf. Hal ini menjadi sangat penting untuk Ibu untuk tetap selalu menjaga kesehatan dan asupan nutrisinya. Nutrisi Ibu bisa didapat dari makanan dan suplemen vitamin yang dikonsumsinya.


  • Hubungi Dokter Apabila Ada Gejala yang Mengganggu
  • Hormon memang meningkat ketika Ibu dalam masa kehamilan, namun segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Misalkan mual yang berlebihan sampai tidak ada asupan yang bisa masuk, pusing yang berlebihan sampai tidak bisa beraktivitas, atau gatal berlebihan yang disebabkan alergi atau infeksi. Kesehatan Ibu pada masa-masa ini sangatlah penting sehingga segala sesuatunya perlu diperhatikan. Kuncinya, apabila yang dirasakan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera dikonsultasikan kepada dokter.


    Nah, setiap Ibu hamil pasti mengalami perubahan Moms! Perubahan-perubahan tersebut tidak perlu ditakuti, justru perlu dihadapi dan diterima karena semua perubahan tersebut adalah bagian dari perjalanan seorang Ibu. Jangan lupa untuk terus membekali diri dengan ilmu mengenai motherhood agar kita bisa memberikan yang terbaik untuk si kecil. Ingat, 1000 hari pertama di kehidupan bayi adalah masa yang penting untuk tumbuh kembangnya. Mari kita persiapkan diri sebaik dan sedini mungkin yuk Moms. 


    Seluruh pembahasan di atas adalah hasil diskusi bersama dr. Dinda Dermaisya, SpOG. Untuk diskusi lengkapnya bisa ditonton di video ini


    < https://youtu.be/QqomH2UZusU >

    Tinggalkan komentar

    Komentar harus disetujui sebelum tayang