Bermain itu Penting untuk Anak! Ini Aktivitas Bermain dan Belajar yang Bisa Dilakukan di Rumah

Bermain itu Penting untuk Anak! Ini Aktivitas Bermain dan Belajar yang Bisa Dilakukan di Rumah

Moms, tahukah kalau bermain itu adalah suatu kegiatan yang harus dilakukan oleh anak? Bermain punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak.


Bermain tidak hanya sekedar bersenang-senang, bermain dapat menjadi sebuah media belajar untuk anak baik secara langsung ataupun tidak. Dengan bermain, anak bisa belajar berpikir kreatif dan belajar bersosialisasi. Bermain dapat mengembangkan kemampuan anak secara kognitif, sosial, emosional, dan juga berkembang secara fisik. Bagaimana maksudnya? Yuk, simak apa saja manfaat bermain bagi anak!

  • Secara kognitif, bermain dapat meningkatkan anak untuk berpikir kritis, meningkatkan daya ingat, belajar memahami sebab dan akibat suatu proses, dan belajar memecahkan masalah.
  • Secara sosial, anak belajar berinteraksi, berkomunikasi, belajar memahami aturan, belajar menyampaikan ide, dan belajar menjadi pribadi yang sportif dalam permainan yang dimainkannya bersama lawan bermainnya.
  • Secara emosional, anak dapat belajar mengerti dan mengendalikan emosi-emosi yang dirasakan ketika bermain. Contohnya rasa percaya diri ketika berhasil melakukan sesuatu atau perasaan sedih ketika kalah dalam suatu permainan.
  • Secara fisik, bermain dapat membantu anak untuk meningkatkan kemampuan motorik, kemampuan spasial, melatih keseimbangan dan ketangkasan, dan melatih meningkatkan energi, stamina, dan fleksibilitas tubuh anak.

Di masa pandemi yang memaksa kita untuk lebih banyak beraktivitas di rumah mungkin membuat Moms bingung, “anakku bermain dengan siapa ya?”, “anakku bermain apa ya?”. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk Moms menghabiskan waktu dengan anak. Posisikanlah diri Moms sebagai teman bermain untuk anak. Bingung permainan apa yang bisa dilakukan di rumah? Berikut adalah beberapa permainan yang juga menjadi sebuah media pembelajaran untuk anak.

  1. Permainan yang Ditentukan Oleh Anak

Terlalu lama berdiam diri di dalam rumah bisa menurunkan motivasi kepercayaan diri anak. Anak cenderung berpikir dia banyak tidak bisa melakukan sesuatu hal daripada dia yakin dia bisa melakukan hal tersebut. Ketika anak punya ide untuk bermain permainannya sendiri, cara bermain sendiri, dan aturan sendiri, biarkanlah Moms dan anak bermain untuk meningkatkan kembali motivasi dan rasa percaya dirinya.

  1. Permainan Edukasi

Permainan edukasi bisa dalam berbagai bentuk seperti balok susun, flashcard, blok lego, dan masih banyak lainnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah, berpikir kritis, struktur berpikir, dan subjek pelajaran apapun sesuai dengan permainannya. Contohnya, flashcard belajar nama-nama binatang.

  1. Aktivitas Olahraga Fisik

Anak juga bisa merasakan emosi marah atau kesal terhadap sesuatu. Mengajarkan anak berolahraga ringan dan santai seperti bergulat, kejar-kejaran, saling menggelitik bisa menjadi sebuah penyaluran yang baik dan tidak berbahaya untuk anak. Menyalurkan emosi marah anak sangat penting karena rasa marah dapat memblokir otak untuk berpikir dan menghambat anak untuk belajar

  1. Bermain Peran

Bermain peran adalah permainan yang sangat wajar dimainkan anak. Contohnya, berpura-pura menjadi polisi, memanfaatkan barang-barang dirumah dan berpura-pura barang tersebut adalah properti seorang polisi, dan yang lainnya. Hal ini penting agar anak belajar untuk memvisualisasikan sesuatu.

  1. Bermain Boneka atau Action Figure

Ketika anak bermain boneka atau action figure anak akan membentuk sebuah jalan cerita di kepalanya sendiri dan memulai sebuah percakapan antar boneka atau action figure sehingga anak akan belajar cara bersosialisasi secara tidak langsung. Moms bisa mengarahkan ke jalan cerita yang dramatis agar anak dapat belajar mengendalikan emosi atas respon dari sesuatu yang terjadi dan belajar untuk berempati.

  1. Papan Permainan

Anak perlu meningkatkan keterampilan fungsi eksekutif yaitu kemampuan daya ingat, pemikiran yang fleksibel, dan mengontrol diri sendiri dimana anak belajar membuat keputusan yang benar di waktu yang tepat. Kemampuan ini bisa dilatih dengan bermain berbagai papan permainan.

Permainan yang berbeda dapat meningkatkan kemampuan anak di bidang yang berbeda. Jangan lupa, bermain sambil belajar tidak semata-mata fokus untuk mengembangkan kemampuan anak, tetaplah pastikan bahwa anak menikmati permainan tersebut dan dapat bersenang-senang. Selamat bermain Moms!


References

Zapata, K. (2020, September 28). The Importance of Play: How Kids Learn By Having Fun. Healthline. 

Dutta, D. D. (n.d.). 6 Kinds of Play to Increase Your Child's Learning Capacity During Social Distancing. The Genius of Play. 

<a href='https://www.freepik.com/photos/school'>School photo created by standret - www.freepik.com</a>

Tinggalkan komentar

Komentar harus disetujui sebelum tayang